MODELLER is used for homology or comparative modeling of protein
three-dimensional structures. The user provides an alignment of a
sequence to be modeled with known related structures and MODELLER
automatically calculates a model containing all non-hydrogen atoms.
MODELLER implements comparative protein structure modeling by satisfaction
of spatial restraints, and can perform many additional tasks,
including de novo modeling of loops in protein structures, optimization
of various models of protein structure with respect to a flexibly defined
objective function, multiple alignment of protein sequences and/or structures,
clustering, searching of sequence databases, comparison of protein
structures, etc.
Showing posts with label Bioinformatics. Show all posts
Showing posts with label Bioinformatics. Show all posts
October 23, 2014
October 15, 2014
PCR optimization
Labels:
Bioinformatics,
Tutorial,
Video
The polymerase chain reaction (PCR) is a commonly used molecular biology tool for amplifying DNA, and various techniques for PCR optimization have been developed by molecular biologists to improve PCR performance and minimize failure.
February 26, 2012
NCBI Blast search tutorial
Labels:
Bioinformatics,
Video
February 25, 2012
BLAST - PCR Primers Design
Labels:
Bioinformatics,
Video
December 29, 2011
Bioinformatika (2)
Labels:
Bioinformatics
Bioinformatika, sesuai dengan asal
katanya yaitu “bio” dan “informatika”, adalah gabungan antara ilmu
biologi dan ilmu teknik informasi (TI). Pada umumnya, Bioinformatika
didefenisikan sebagai aplikasi dari alat komputasi dan analisa untuk
menangkap dan menginterpretasikan data-data biologi.Ilmu ini merupakan
ilmu baru yang yang merangkup berbagai disiplin ilmu termasuk ilmu
komputer, matematika dan fisika, biologi, dan ilmu kedokteran dimana
kesemuanya saling menunjang dan saling bermanfaat satu sama lainnya
Ilmu bioinformatika lahir atas insiatif
para ahli ilmu komputer berdasarkan artificial intelligence. Mereka
berpikir bahwa semua gejala yang ada di alam ini bisa diuat secara
artificial melalui simulasi dari gejala-gejala tersebut. Untuk
mewujudkan hal ini diperlukan data-data yang yang menjadi kunci penentu
tindak-tanduk gejala alam tersebut, yaitu gen yang meliputi DNA atau
RNA. Bioinformatika ini penting untuk manajemen data-data dari dunia
biologi dan kedokteran modern. Perangkat utama Bioinformatika adalah
program software dan didukung oleh kesediaan internet.
Gambar Interaksi disiplin ilmu yang berhubungan dengan Bioinformatika
Bioinformatika (1)
Labels:
Bioinformatics
Secara
umum, Bioinformatika dapat digambarkan sebagai segala bentuk penggunaan
komputer dalam menangani informasi-informasi biologi. Dalam prakteknya,
definisi yang digunakan oleh kebanyakan orang bersifat lebih
terperinci. Bioinformatika menurut kebanyakan orang adalah satu sinonim
dari komputasi biologi molekul (penggunaan komputer dalam menandai
karakterisasi dari komponen-komponen molekul dari makhluk hidup).
Pengertian Bioinformatika "klasik"
Sebagian besar ahli Biologi mengistilahkan ‘mereka sedang melakukan Bioinformatika’ ketika mereka sedang menggunakan komputer untuk menyimpan, melihat atau mengambil data, menganalisa atau memprediksi komposisi atau struktur dari biomolekul. Ketika kemampuan komputer menjadi semakin tinggi maka proses yang dilakukan dalam Bioinformatika dapat ditambah dengan melakukan simulasi. Yang termasuk biomolekul diantaranya adalah materi genetik dari manusia --asam nukleat-- dan produk dari gen manusia, yaitu protein. Hal-hal diataslah yang merupakan bahasan utama dari Bioinformatika "klasik", terutama berurusan dengan analisis sekuen (sequence analysis).
Definisi Bioinformatika menurut Fredj Tekaia dari Institut Pasteur [TEKAIA2004] adalah: "metode matematika, statistik dan komputasi yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah-masalah biologi dengan menggunakan sekuen DNA dan asam amino dan informasi-informasi yang terkait dengannya."
December 28, 2011
Subscribe to:
Posts (Atom)